2 sifat yang harus dimiliki oleh pemimpin

Posted: Mei 4, 2009 in Uncategorized
Tag:, , ,

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Segala puji hanya milik Allah SWT. Dia-lah yang telah menganugerahkan kepada kita al-Qur’an sebagai hudan li nanas (petunjuk bagi seluruh manusia) dan rahmatan lila lamin ( rahmat bagi segenap alam). Dia-lah yang mengetahui makna dan maksud kandungan al-quran.

Shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada nabi Muhammad SAW. Utusan manusia pilihan-Nya. Dialah penyampai, pengamal pertama al-Qur’an.

Pagi hari ini, kita akan sedikit berbicara tentang masalah kepemimpinan. Hal ini sesuai dengan mandat yang telah diserahkan kepada saya, sebagai pembina upacara untuk sedikit mengulas masalah kepemimpinan pada pagi ini.

Pemimpin, selain punya tugas berat yang harus dipikulnya, seorang pemimpin juga sebagai suri tauladan bagi para anggota dan bawahan yang dipimpinnya. Ada beberapa kriteria, atau beberapa sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin atau orang yang ingin menjadi seorang pemimpin.

Pertama, Pemimpin harus bisa melakukan transformasi diri.
Semua orang –apapun status dan kedudukannya- dapat menjadi pemimpin. Kita tahu itu karena manusia memang tercipta untuk memimpin. Memimpin negara, memimpin desa, memimpin keluarga atau yang paling kecil resikonya adalah memimpin dirinya sendiri. Karena setiap manusia mempunyai kesempatan menjadi pemimpin, karena itulah bila dia menjadi seorang pemimpin, yang harus dia lakukan pertama kali adalah dia harus bisa beradaptasi terhadap tuntutan tugas barunya.

Bila sebelum menjadi pemimpin dia adalah seorang pelanggar utama peraturan, setelah menjadi pemimpin, hal utama yang harus dilakukannya adalah bertransformasi menjadi pemimpin yang baik, karena sekarang dia menjadi panutan bawahannya. Bila sebelumnya dia terbiasa bertindak semaunya, tidak memikirkan akibatnya, maka ketika menjadi pemimpin maka dia harus bisa bertransformasi, berubah menjadi orang yang memikirkan akibat yang akan ditimbulkan akibat perbuatannya. Ingat, dia seorang pemimpin saat ini.

Di Indonesia sendiri ada salah satu contoh bentuk transformasi yang menakjubkan. Adalah panglima besar jenderal Sudirman. Beliau ini tercatat sebagai tokoh yang paling banyak melakukan transformasi diri. Mulai dari seorang guru sekaligus da’i, beliau bertransformasi menjadi salah seorang tokoh kepemudaan. Setelah itu, beliau juga melakukan transformasi diri lagi menjadi Daidancho PETA yang dilanjutkan dengan transformasi diri menjadi panglima besar tentara keamanan rakyat (TKR). Beliaulah tokoh pemimpin gerilya yang sangat ulung hingga akhirnya beliau menjadi pahlawan nasional, seperti yang kita ketahui. Semoga Allah mengampuni segala dosanya, amin

Sedangkan sifat kedua yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin adalah, pemimpin harus bisa berimprovisasi.

Semua orang yang belajar organisasi pasti tahu bahwa tidak ada rencana yang selalu berjalan mulus dari A-Z pasti ada faktor X –faktor tak terduga- yang timbul di tengah jalan. Seorang pemimpin yang baik harus pandai beradaptasi dan berimprovisasi.

Setiap organisasi pasti punya program-program yang ingin disukseskannya. Dan dalam merealisasikan rencana-rencana itu pasti ada hal yang menghambat. Jika organisasi itu dipimpin oleh pemimpin yang bisa berimprovisasi maka program yang terhambat itu akan tetap terlaksana meski sedikit melenceng dengan rencana awalnya.

Pemimpin yang bisa berimprovisasi pasti mempunyai rencana-rencana cadangan untuk meng-golkan programnya. Kita bisa melihat bagaimana panglima Sudirman berimprovisasi dengan perang gerilyanya. Saat pertempuran melawan Belanda bangsa Indonesia dipastikan kalah, panglima mempunyai ide brilian agar bangsa Indonesia bisa merdeka.

Ada banyak cara untuk berimprovisasi, namun yang paling penting adalah, jangan lupa tujuan improvisasi adalah untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Semoga pembicaraan tentang sifat yang harus dimiliki seorang pemimpin ini bermanfaat. Kalau ada waktu dan itu memungkinkan, kita akan meneruskan dilain kesempatan. Semoga yang hadir dalam tempat ini diberi kekuatan oleh Allah untuk menjadi seorang pemimpin yang memberi kebaikan pada orang yang dipimpinnya, amin.

Terima kasih, Selamat hari pendidikan dan semoga berhasil.

Wassalamu’alaikum WR.Wb.

Disampaikan Riu saat menjadi Pembina Upacara, 2 Mei 2009.
Dag…dig…dug….der !! ah, plong rasanya bisa gumung dengan lancar di depan anak-anak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s