:: Pria lebih pendek umurnya ::

Posted: Agustus 10, 2009 in Uncategorized


Siapa sih yang tahu tentang nasib kita. Umur seseorang memang ada di tangan Tuhan. *Karena gue bukan Tuhan, so……. Namun, menurut beberapa penelitian, gaya hidup dan bagaimana seseorang merawat kesehatannya banyak memengaruhi panjang dan tidaknya harapan hidup seseorang.

Penelitian menunjukkan, dibandingkan dengan wanita, banyak pria yang lebih cepat meninggal. *ih, ngeri….. Mengapa? Berdasarkan data statistik beberapa penelitian, penyakit jantung koroner tiga kali lebih tinggi dialami oleh pria. Selain itu, angka bunuh diri juga lebih tinggi pada pria, bahkan bunuh diri dan pembunuhan merupakan penyebab terbesar dari tiga penyebab kematian pada pria berusia 15-35 tahun.*makin ngeri ajah…….

Kalau penasaran, Fakta-fakta tentang umur pria lebih pendek dibanding pria tersebut dicantumkan Marianne J.Legato MD dalam bukunya Why Men Die First: How to Lengthen Your Lifespan.

Usia harapan hidup pria memang lebih pendek, karena sejak lahir pria memang lebih rentan dan “fragile” dibanding wanita. Selain itu, penyakit pria juga kurang mendapat perhatian serius, baik dari individunya maupun lingkungannya. *githu, ya?hi..hi..hi…

Secara kultural, wanita juga lebih sering meminta bantuan.*masa sih? Sedangkan pria, sejak lahir sudah dituntut untuk bersikap kuat, tegar, dan tidak boleh cengeng. *emang iya…..

Selain itu, dalam bukunya Legato tersebut juga diungkapkan bahwa pria kurang peduli terhadap kesehatan. Selain itu pria juga dianggap malas dan malu berobat ke dokter untuk mencari pengobatan kondisi kesehatannya, terutama disfungsi ereksi. Padahal, impotensi merupakan gejala dari penyakit lain, seperti diabetes dan penyakit jantung.

Memasuki usia 30 tahun, kadar hormon testoteron pria akan berkurang satu persen setiap tahun. Penurunan hormon ini akan berakibat pada berkurangnya vitalitas, massa otot, daya ingat, dan penurunan hasrat seksual. Selain memengaruhi kualitas hidup, hal ini juga bisa menyebabkan depresi pada pria. Depresi sendiri berpotensi mengundang penyakit. *tuh, kan….. makanya gue gampang banget depresi.

Faktor lain yang membuat usia pria lebih singkat dibanding wanita adalah faktor kekebalan tubuh. Menurut Legato, sistem imun pria tidak sehebat pada wanita sehingga kemungkinan pria terkena infeksi lebih besar, khususnya tuberkolosis dan penyakit menular seksual. *ops!

Secara gentik wanita juga lebih beruntung dibanding pria karena memiliki hormon estrogen. Hormon ini memberi perlindungan alamiah pada wanita, khususnya terhadap penyakit jantung. Sebagai ilustrasi, tanda-tanda penyakit jantung sudah bisa muncul pada pria usia 35 tahun. Sedangkan pada wanita baru muncul beberapa tahun tahun kemudian. Karena itu, bila seseorang memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarga, ia perlu waspada dan mulai mengubah pola hidupnya.

Untuk semua pria yang mampir ke blog gue, semoga ini menjadi pengetahuan bagi kita. Semoga bermanfaat ya….

Sumber:Kompas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s