:: Hari Ke-10 Ramadhan 2009 : Sakit ::

Posted: September 17, 2009 in Uncategorized
Tag:, , , , , , , , , , , , , , ,

Saat pagi menjelang, selama beberapa bulan terakhir, laki-laki itu selalu duduk di bilik nomor satu, bilik favoritnya. Kalau liburan, dia akan senang sekali menghabiskan waktunya untuk berlama-lama di bilik nomor satu itu.

Seperti sudah terbiasa dengan aktivitas laki-laki itu, sang penjaga tempat itu, akan membersihkan terlebih dahulu tempat itu sebelum membersihkan tempat lainnya.

Penjaga pertama, yang masih bertugas dari sisa kerjanya semalam, biasanya hanya akan membersihkan lantai dari debu-debu yang dibawa dari pelanggan malamnya. Ketika melewati bilik nomor satu, dia akan selalu menyapa, “Selamat pagi.” Kalimat sapa yang sama, kepada orang yang sama, tempat yang sama dan pada jam yang sama.

Ketika jam tujuh, datang penjaga yang satunya, seorang gadis mungil yang selalu datang bersama sepeda mungilnya. Dia juga akan menyapa laki-laki itu bila sedang membersihkan meja dan kaca bilik nomor satu. Kalau laki-laki di bilik nomor satu terlihat serius, dia hanya melempar senyum saja. Ekspresi pengganti dari kata “Selamat pagi.”

*******************

Hari kesepuluh aku lalui tanpa aktivitas apapun. Hanya tidur dan tidur. Maklum, my body sudah tak tahan lagi untuk melakukan kegiatan apapun.

Awalnya ketika sahur, aku tak begitu peduli dengan my body yang terasa gimana…… berpura-pura tidak terjadi apa-apa hingga tepatnya jam delapan pagi, aku merasa my body benar-benar sudah tidak kuat untuk melanjutkan aktivitasku.

Seharian, otomatis aktivitasku hanya di atas kasur, tidur.

Gampang sekali untuk membuktikan, apakah aku sedang sakit atau aku sedang sehat. Saat sehat, aku tipe orang yang sulit sekali untuk memejamkan mata. Hampir tiap malam aku mengalami insomnia. Tidak heran, banyak teman-temanku yang menjadi sasaran keusilanku bila aku sedang mengalami insomnia. Sedangkan kalau sedang tak sehat, aku paling sering menghabiskan waktuku hanya untuk tidur. Tak ada kegiatan selain tidur. Berjam-jam pun aku bisa tidur kalau sedang sakit. Seperti hari kesepuluh ini, aku benar-benar tidur.

Sesekali melihat dan menulis status terbaru. Menengok status terbaru honeyku, melihat-lihat komentar laki-laki lain selain diriku dan membaca respons dia dari status terbaruku, membaca respons catatanku dan menuliskan beberapa respons balik atas respons mereka.

**********

Perkenalkan, namaku Ardian Sahru Ramadhan, laki-laki pemalu yang setiap pagi duduk di bilik nomor satu. Ini adalah catatan harianku setelah aku mengenal gadis ayu bernama Ardiani Putri Ramadhani.
Ramadhan hari kesepuluh ini aku gunakan untuk mengistirahatkan tubuhku. Berharap, esok hari bisa cerita lebih seru.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s