:: Hari ke-16 Ramadhan 2009 : Bintangku ::

Posted: September 17, 2009 in Cerpen
Tag:, , , , , , , , ,

Hidup, mati rezeki, jodoh, manusia tiada tahu, hanya Allah Yang Mahakuasa yang tahu segalanya. Manusia hanya bisa berusaha dan berencana, tapi Allah juga yang menentukan. Seperti halnya perjalanan percintaan yang aku jalani bersama honey, kita juga mengalami pasang surut.

Beberapa hari ini, sepertinya kita mulai jarang berkomunikasi lagi. Seperti ada jarak yang semakin hari semakin merenggang. Ada dinding penghalang yang membuatku semakin sulit kalau ingin berkomunikasi dengannya. Entahlah, aku harap ini hanya pikiranku saja. Karena aku masih berharap, hubungan kita baik-baik saja.

Barangkali, kita memang disibukkan dengan kegiatan kita yang makin bertambah setiap harinya, atau barangkali, karena aku tidak punya sedikit keberanian mengutarakan keinginanku untuk bisa lebih dekat dengan dirinya. Mungkin saja…….

Sabtu kemarin, kita bertemu di sekolahan. Saling berhadap-hadapan, tapi tak banyak obrolan yang keluar dari kami berdua. Hanya sedikit kalimat sapa, yang lainnya, aku hanya berpura-pura tidak ada apa-apa yang terjadi antara kita berdua. Barangkali, karena kami masih sembunyi-sembunyi, apalagi di hadapan anak-anak, kami masih menutupi perasaan kami. Atau barangkali, karena Sabtu kemarin aku sedang sibuk membicarakan design brosur tahun depan dengan pak Abdul, ketua penerimaan murid baru, sehingga aku hanya mencuekkan dia. Entahlah……

Di tengah-tengah kegelisahanku, satu pesan berhasil masuk dalam inboxku. Sebuah pesan yang langsung menghapus pikiran-pikiran anehku tentang hubunganku dengannya. Ternyata dia masih menunggu catatan harianku.

Honey, g da catatan hari ini?

**********

Apa yang kamu tunggu ketika hari Minggu? Kalau pertanyaan itu ditujukan padaku, pasti aku akan menjawabnya dengan ramalan bintang. Iya, ramalan bintang. Aku suka sekali membaca dan mengetahui ramalan bintangku dalam setiap Minggunya. Ada rasa tersendiri ketika mengetahui ramalan bintangku.

Dalam setiap Minggunya, ada dua bintang yang selalu wajib aku baca. Dua-duanya, biasanya menggambarkan tentang keadaanku pada Minggu itu. Meskipun, seperti yang kita tahu, agama kita tak mengizinkan itu, tapi apa salahnya sih kita bersenang-senang sebentar untuk melupakan kepenatan pikiran. Toh, dua ramalan itu juga tidak pernah menjadi kenyataan.

Seperti pagi ini, aku juga menyempatkan diri untuk membaca ramalan bintangku. Di antara kedua belas ramalan bintang, biasanya aku hanya membaca dua saja. Bagiku yang lainnya tidak berarti bagiku. Seperti ramalan yang berikut ini,

Sikap seseorang yang gampang berubah tak usah terlalu dipikirkan. Namanya juga manusia. Jaga hubungan baik saja dan jangan buat persoalan yang tidak perlu. Keuangan boleh dibilang lancar. Kesehatan jangan sampai terlambat makan. Asmara jangan bersikap pura-pura tak peduli.

Kemudian yang satunya lagi, ramalan itu berbunyi :

Kalau ada masalah dengan rekan kerja, sebaiknya jangan berlarut-larut. Selesaikan dengan baik-baik supaya tidak membawa akibat buruk bagi anda. Kondisi keuangan kurang baik, sebaiknya atur pengeluaran. Kesehatan jangan sampai stres. Asmara jangan malu-malu kucing.

Membaca dua ramalan bintang itu, terlihat ada beberapa kesamaan di antara keduanya. Pertama, ada hubungan yang sedang tidak harmonis di antara rekan kerja dengan diriku. Saking tidak harmonisnya, ramalan bintang pun menyarankanku untuk segera mengakhiri pertikaian kami.

Kedua, soal asmara. Mengapa ramalan itu menyuruhku untuk tidak bersikap pura-pura?

Ah, biarlah. Toh itu hanya ramalan bintang. Aku juga tak harus mempercayainya. Karena aku yakin, yang berhak menentukan nasibku adalah diriku sendiri. Karena aku tahu, Tuhan tak akan merubahku menjadi yang seperti aku mau kalau aku tak mau merubah nasibku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s